Samarinda, (APTEL) - Diperlukan kesadaran seluruh masyarakat Indonesia untuk belajar Teknologi Informasi (TI) dalam rangka menuju masyarakat informasi Tahun 2015. Kesadaran masyarakat untuk mengetahui apa itu teknologi informasi serta betapa pentingnya TI dalam berbagai keperluan hidup sangat diperlukan. Untuk itu dalam rangka pemberdayaan masyarakat di bidang TI tidak hanya menjadi tangung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah saja, tetapi merupakan tanggung jawab semua unsur masyarakat dalam rangka menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera. Hal tersebut merupakan kesimpulan pada dialog interaktif pengenalan Teknologi informasi di TVRI Samarinda, beberapa waktu lalu Sabtu (17/11). Sementara itu Ir. Andriyanto,MSM Ketua Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Komputer Balikpapan mengatakan, Kalimantan Timur daerahnya termasuk unik karena sebagian terdiri dari kepulaluan. Dibeberapa daerah aksesnya sangat bagus sementara didaerah lainnya tidak mempunyai akses sama sekali. Beberapa kendala yang dihadapai adalah pemerataan akses yang kurang dan sumber daya manusia yang menguasai TI terbatas. “Pemerintah Derah Provinsi mempunyai bandwidth 4 Mbps tetapi tidak bisa dibagi kedaerah lain karena terbatasnya infrastruktur dan SDM yang menangani. Dilain sisi server kena virus karena adanya pemakai yang tak bertanggung jawab ”katanya. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa ada beberapa Pemerintah Kabupaten / kota yang sudah memiliki perangkat TI yang luar biasa seperti; Tarakan, Bontang, Balikpapan serta mempunyai kepemimpinan yang bagus dan sangat perhatian serta antusias terhadap perkembangan TI dengan menyediakan anggaran yang cukup. Hal itu ditandai dengan berbagai perusahaan besar yang sudah mempunyai web sendiri. Sementara kalangan Mahasiswa pelajar mempunyai peran strategis dalam pengenalan TI kepada masyarakat. “Di Balikpapan perusahan menegah dan besar sudah mempunyai web sendiri, sehingga mempermudah dalam mengembangkan bisnisnya. Sedangkan di Samarinda Perguruan Tingi, SMK, dan sekolah unggulan mempunyai peran yang utama dalam mengenalkan TI kepada masyarakat.”jelasnya. *** Bambang Soeprijanto Direktur Pemberdayaan Telematika Perkotaan, Ditjen Aptel Depkominfo dalam kesempatan yang sama mengatakan, Pemerintah pusat dalam hal ini Depkominfo menerapkan strategi 315 dalam pencapaian masyarakat informasi Tahun 2015 mendatang yakni dengan tiga pilar utama; Infrastuktur Informasi, SDM dan kelembagaan TIK, regulasi dengan menggandeng pihak ketiga (publik private partnership) serta Gerakan Nasional Membangun Masyarakat, pengembangan infrastruktur informasi yang kovergentif, fasilitasi industri TIK, Pembangunan e-leadership dan Interoperabilitas Layanan Publik. Selain itu penggunaan internet secara benar akan mempermudah dan membantu efisiensi waktu dan biaya dalam mencari berbagai informasi serta mengajarkan kedewasaan untuk diri sendiri dan orang lain dalam memanfaatkan TI. (B.Tri)