|
DEPKOMINFO LAKUKAN KAMPANYE INTERNET SEHAT DI JAYAPURA
|

Jayapura, (Dayatel) – Seperti telah diberitakan sebelumnya bahwa Depkominfo melalui Dirjen Aptel Direktorat Pemberdayaan Telematika telah melaksanakan Kampanye Internet sehat di Jayapura. Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) dengan dua pembicara Arif Budiono dari praktisi IT Jakarta dan Andi Asrul dari kalangan perguruan tinggi di Jayapura.
Dalam diskusi mengemuka bebrapa pertanyaan dan masukan dari para peserta diantaranya Anton seorang mahasiswa, menanyakan peran pemerintah dalam membangun sistem untuk membatasi situs-situs pornografi. Mewakili orang tua Ibu Ulantum mengeluhkan tayangan melalui media informasi terutama tayangan televisi yang tidak mendidik bahkan berdampak negatif bagi para generasi muda khususnya anak sekolah. Budaya yang ditampilkan dalan sinetron tidak sesuai dengan budaya ketimuran.
”Mengenai pengunaan teknologi informasi khususnya internet para orang tua khususnya di Jayapura masih kurang faham, sehingga untuk mengawasi anaknya lebih mengandalkan kepada para guru dan pemilik warnet.”katanya. Diusulkan pula peran fasilitator (penjaga warnet) untuk mengarahkan anak-anak dalam mengakses internet.
Sementara Aplina seorang mahasiswa mengeluhkan banyaknya virus di warnet, bagaimana solusi pemecahannya agar data-data penting yang ia miliki tidak hilang begitu saja karena terkena virus, serta upaya saja yang dilakukan pemerintah/ Depkominfo kerjasama dengan pemerintah daerah dalam menjembatani proses pembelajaran secara on-line (sekolah 0n-line).
Dari komunitas Agama Hindu (IGM Sunarta) menyarankan bahwa sosialisasi sebaiknya dilaksanakan secara intensif serta dalam forum yang lebih besar lagi dengan melibatkan berbagai stake holder dan para penentu kebijakan baik pusat dan daerah. Kesulitan memperoleh informasi tentang kebijakan pemerintah pusat misalnya seperti Undang - undang, Kepres, butuh waktu lama, berbulan - bulan kadang hingga setahun, sedangkan teknologi informasi berkembang begitu cepat dalam hitungan menit (bagaimana solusinya). Berkaitan dengan kampanye internet sehat diharapkan semua unsur masyarakat dimulai dari diri sendiri untuk menggunakan internet secara bijak dan menghimbau kepada orang lain disekeliling kita untuk memanfaatkan internet secara benar. Judul buku Kampanye Internet Sehat sebaiknya dibuat menarik agar menggugah selera keingintahuan pembaca utamanya generasi muda. Sementara itu Kepala Dinas Infokom Kota Jayapura menyatakan, desain birokrasi yang berfungsi melayani masyarakat dari pusat sampai ke daerah perlu diperjelas.
Demikian pula pengawasan dunia maya/internet belum ada, supaya ada koridor/kontrol untuk para pengguna internet. Memang dirasa perlu sebuah pedoman untuk penggunaaan internet secara sehat, terutama dikalangan dunia pendidikan khususnya anak sekolah perlu pengamanan ektra. Disamping itu perlu adanya peningkatan kualitas SDM di bidang teknologi informasi dengan pelatihan-pelatihan. Tidak kalah pentingnya perlunya payung hukum yang jelas berkaitan dengan penggunaan, pemanfaatan Teknologi Informasi.
***
Regulasi untuk memfilter situs-situs pornografi guna mengurangi dampak negatif penggunaan internet bagi generasi muda dan anak-anak di Indonesia memang belum ada dan sedang di persiapkan ke arah ini dengan adanya program ”Indonesia gate way” meski hal itu tidak mudah dan akan berbenturan dengan berbagai kepentingan. Sedangkan pengawasan terhadap tayangan televisi menjadi tanggung jawab Komisi Penyiaran Indonesia ditingkat pusat, sedangkan di tingkat daerah tergantung kepada Gubernur/Walikota setempat, sedangkan di masyarakat peran orangtua/guru dan lingkungan juga sangat menentukan dalam memberikan pengawasan kepada anak-anak dalam menonton tayangan TV maupun akses internet, sehinga dampak negatifnya dapat diminimalisir.
Asosiasi Pengusaha Warnet Indonesia (APWI) tentunya mempunyai aturan main tertentu, sehingga diharapkan akan turut memberikan pengawasan terhadap perilaku para pengakses internet agar tidak menimbulkan masalah dikelak kemudian hari. Masalah virus bisa mendownload antivirus gratisan yang bisa didapat melalui mesin pencari, selain itu back up data juga harus dilakukan, penggunaan cakram / CD, dalam menyimpan dan memindahkan data sangat disarankan untuk menghindari serangan virus. Untuk belajar secara online banyak situs – situs khusus untuk program tersebut, terutama program dari Diknas. Depkominfo juga pernah memfasilitasi perangkat pembelajaran secara online melalui program OSOL dan CAP di berbagai daerah baik perkotaan serta daerah perbatasan (terpencil).
Upaya melakukan pengawasan terhadap pemanfaatan internet secara sehat memang dapat dilakukan melalui dua jalur, dengan memanfaatkan teknologi piranti lunak serta memanfaatkan mekanisme pengawasan sosial yang melibatkan peran berbagai unsur masyarakat. Menggunakan dan mengkampanyekan internet secara sehat, memerlukan upaya bersama agar tercapai sasaran secara optimal disatu sisi, pemahaman dan komitmen bersama akan memudahkan dan meringankan pekerjaan , disi lain kerja bersama akan membuahkan kepuasan dan kenyamanan bersama.
Kesimpulan yang dibacakan oleh Moderator menyebutkan bahwa ; judul buku agar dibuat yang menarik, penggunaan internet secara sehat memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, tetapi sebaiknya dimulai dari diri sendiri. Mengkampanyekan penggunaan internet secara sehat kepada keluarga dan lingkungan. Hati-hati dalam memberikan data pribadi di internet, kembangkan content yang mengedepankan budaya lokal, bergabung di mailing lis untuk mendapatkan kemudahan dalam berbagai persoalan di berbagai bidang. Perkembangan dunia maya merupakan bagian dari masyarakat Papua, menyadari ukuran bangsa yang maju adalah bangsa yang mengetahui, menguasai teknologi informasi, kampanye internet sehat bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga pengguna. (BTS).
|
|
|
|
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|