Berkaitan dengan salah satui program Direktorat Pemberdayaan telematika (Dit.Dayatel) Ditjen Aptel, Depkominfo adalah Sosialisasi Data Base Wartel-Warnet. Sosialisasi ini dilaksanakan dalam bentuk Fokus Group Discustion (FGD) dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat yang terkait dengan Wartel-Warnet. Sebagai realisasinya program tersebut dilaksanakan di 8 Lokasi ( Yogyakarta, Surabaya, Lampung, Jambi, Banjarmasin, Semarang, Palangkaraya, Padang) dengan bentuk kegiatan Worshop/Focus Group Discustion (FGD) Pemanfaatan Data Base berbasis web Untuk Pemberdayaan UKM Bidang Telematika (Wartel-Warnet) yang dilaksanakan pada akhir bulan Nopember s/d awal Desember Tahun 2006. Menurut Bambang Soeprijanto Direktur Pemberdayaan Telematika mengatakan, tujuan penyelenggaraan Workshop/Focus Group Discussion Data Base Wartel Warnet ini adalah memperoleh data awal mengenai penyelenggaraan layanan usaha di bidang aplikasitelematika. "Wokshop dimaksudkan untuk memperoleh input dalam menyusun Basis Data Usaha Telematika agar bermanfaat sebagai alat bantu dalam proses pengembangan usaha telematika serta mempermudah akses data secara elektronika oleh para pengusaha untuk pengembangkan usahanya".katanya, Berdasarkan paparan panelis dan pertanyaan serta saran dari audiens secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa; Manfaat lebih dari pemanfaatan data base wartel/warnet berbasis web, yakni untuk melihat data wartel dan warnet seluruh indonesia, pengolahan data dan penyimpanan data dari wartel dan warnet se Indonesia serta Informasi tentang wartel dan warnet yang ada di indonesia dan Fasilitas apa saja yang dimilikinya. Sementara itu dalam Workshop juga muncul perlunya perhatian dari pemerintah daerah untuk menertibkan perusahaan penyedia jasa internet (ISP) dalam penetapan harga penggunaan bandwidth yang disebabkan oleh regulasi terhadap pendirian sebuah ISP. Mengundang ISP lainnya untuk membuka channel mereka di tingkat Provinsi sehingga tidak didominasi oleh Perusahaan tertentu serta banyak memberikan pilihan kepada pengusaha wartel dan warnet untuk menyewa koneksi internet. Permintaan dari peserta workshop agar Community Access Point (CAP) dialokasikan di Tingkat Provinsi untuk mengakomodasi pamakaian koneksi internet gratis. Acara Workshop/FGD berjalan aman, tertib dan lancar sesuai jadwal yang telah disusun. Para peserta worshop rata-rata antusias dan berharap diselenggarakan dengan skala yang lebih besar lagi dengan melibatkan berbagai Asosiasi pengusaha wartel/warnet dan instansi terkait sehingga tujuan dan sasaran wokshop pemanfaatan data base wartel/warnet berbasis web dapat dicapai secara maksimal.(tri)